New York - Harga emas internasional belum berhenti
naik. Pada perdagangan kemarin, harga emas masih naik ke level tertinggi
dalam enam bulan. Terdorong oleh rencana stimulus besar-besaran dari
The Fed.
Logam-logam berharga naik tajam karena kekhawatiran
suplainya berkurang akibat gangguan pada tambang-tambang di Afrika
Selatan. Permintaan emas diprediksi bakal naik setelah munculnya rencana
stimulus dari The Fed.
Para investor beralih ke emas untuk
menyelamatkan uangnya yang dikhawatirkan tergerus inflasi. "Harga emas
akan terus naik karena kondisi tersebut," ujar analis HSBC James Steel
dikutip dari Reuters, Sabtu (15/9/2012).
Pada
perdagangan Jumat (14/9/2012), harga spot emas di pasar AS naik 0,2% ke
level US$ 1.770,2 per ounce, setelah sempat menyentuh level tertingginya
US$ 1.777,51 per ounce.
Sementara harga emas berjangka untuk
pengiriman Desember naik 60 sen ke level US$ 1.772,7 per ounce. Sentimen
pada perdagangan emas sangat positif dalam dua hari berturut-turut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar