Ada belasan produsen ponsel ternama yang mengadu peruntungan di
Indonesia, namun 5 di antaranya berhasil tercatat sebagai produsen
paling laris.
Hingga kini penjualan smartphone memang masih
dikuasai oleh Research In Motion (RIM) dengan BlackBerry. Sementara jika
ditilik dari sistem operasi, Android sudah merajai pasar dengan
perolehan 52%.
Pun begitu, penjualan smartphone secara
keseluruhan belum bisa mengalahkan larisnya feature phone di Indonesia.
Ponsel berbasis Java ini tampaknya semakin populer, terlebih lagi banyak
vendor yang memasarkan dengan bentuk dan fungsi yang unik.
Berdasarkan keterangan yang diterima
detikINET dari lembaga riset IDC, Kamis (13/9/2012), berikut 5 merek ponsel yang paling laris di Indonesia hingga kuartal kedua 2012.
Nokia
Nokia melanjutkan dominasinya di pasar feature phone berkat dukungan
dari seri X dan seri Asha. Di kuartal kedua 2012 ini, mereka juga
meluncurkan Lumia 610 dan 900 yang mendapat reaksi positif dari pasar.
Cross
Cross tetap menjadi pemain kuat di pasar telepon seluler Indonesia
karena berhasil mendistribusikan ponsel dalam volume yang luar biasa
pada 2Q 2012 ini. Penetrasi pengguna ponsel ini juga tumbuh pesat di
kawasan pedesaan. Memang yang disasar bukanlah kelas smartphone, tetapi
feature phone.
Samsung
Samsung masih terus mempertahankan gaya pemasarannya yang agrasif.
Mereka memberikan tekanan kepada para pesaingnya dengan menggelontorkan
berbagai produk yang kompetitif.
Namun jika dilihat secara keseluruhan, ponsel low-end berkontribusi paling besar terhadap pemasukan vendor asal Korea Selatan itu, kemudian baru diikuti oleh seri Galaxy.
Mito
Mito mencapai hampir 100% pertumbuhan sekuensial pada 2Q 2012. Agar bisa
terus melakukan penerasi ke pelosok desa, vendor ini banyak
menghabiskan biaya promosi untuk beriklan di media cetak dan televisi.
BlackBerry
Meski mengalami penurunan sebanyak 6%, namun BlackBerry masih
mempertahankan posisinya sebagai smartphone paling laris di Indonesia
pada Q2 2012.
Android memang sudah menyalip BlackBerry dari sisi
penggunaan sistem operasi, akan tetapi hal ini dirasa cukup wajar
karena sedikitnya ada 10 produsen yang saat ini menawarkan smartphone
Android di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar