Jika Anda bermasalah dengan rambut, entah bercabang, ketombe, atau
rontok, pasti disebabkan oleh suatu hal. Mungkin Anda heran apa yang
menyebabkan rambut menjadi rusak padahal sudah melakukan perawatan
rambut. Untuk itu, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebabnya agar
bisa mengambil solusi yang tepat.
"Rambut mempunyai tiga bagian,
yaitu serat, kulit luar, serta kulit ari atau kulit paling luar untuk
melindungi rambut Anda. Setiap bulan, rambut tumbuh seperempat inci dan
terus berkembang sampai enam tahun. Kemudian mengalami siklus alami
rambut sehingga menyebabkan rambut rontok dan tumbuh menjadi rambut
baru," tutur Paradi Mirmirani, M.D., selaku staf dermatologis di
Permanente Medical Group di Vallejo, California.
Kesehatan
'mahkota' Anda juga tergantung bagaimana melakukan perawatan, termasuk
styling atau cara penataan. "Jika kultikula rambut Anda rusak akibat
overstyling, lalu bagian dalam yang terkena bisa menyebabkan kekeringan,
tidak berkilau, serta kaku," urai Mirmirani, yang dikutip dari WebMD.
Untuk
itu, ada baiknya menyimak tujuh penyebab kerusakan rambut supaya bisa
menghindari hal-hal yang bisa merusak mahkota Anda itu.
1. Bleaching
"Bleaching
mengandung bahan kimia yang bisa menghilangkan pigmen alami rambut
Anda. Selain itu, memakai obat bleaching dapat mengubah struktur rambut
dan lebih rentan terhadap kerusakan," ujar Mirmirani. Pemutihan rambut
atau bleaching bisa menyebabkan rambut kusam dan berakhir pada kerusakan
yang berkelanjutan. Makanya, pertimbangkan kembali ketika ingin
mewarnai rambut dengan menggunakan bleaching.
2. Mengeriting Rambut
Mirmirani
menjelaskan bahwa keriting rambut merupakan salah satu pemicu rambut
rusak. Mengeriting dapat membuat rambut menjadi kusam, rapuh, serta
kering. Oleh sebab itu, hindari pengeritingan agar kesehatan 'mahkota'
Anda tetap terjaga.
3. Highlights dan Pewarnaan
Banyak
wanita yang ingin tampil modis dengan rambut highlight mereka. Walaupun
highlight hanya pewarnaan sementara, tapi mempunyai risiko yang bisa
mengubah struktur rambut. Pewarnaan seperti ini dapat mengakibatkan
penampilan Anda menjadi lesu serta tidak terurus, apalagi jika Anda
sering mewarnai rambut untuk menyembunyikan rambut yang rusak atau uban.
4. Catok dan Blow
"Panas
bisa menyebabkan kerusakan sementara karena hidrogen yang melindungi
rambut mengalami perubahan," ungkap Mirmirani. Namun seiring berjalannya
waktu, kerusakan sementara akan menjadi permanen jika Anda selalu
mem-blow atau mencatok rambut sebelum beraktivitas.
5. Sering Mengikat dan Mengepang Rambut
Mirmirani
mengatakan kalau Anda sering mengikat serta mengepangnya dapat merusak
ketahanan rambut, terutama bila Anda menerapkannya setiap hari. Belum
lagi jika Anda mengikat atau mengepang rambut dalam keadaan basah, hal
itu bisa menyebabkan kerusakan dengan cepat karena rambut basah lebih
mudah rapuh.
6. Menggosoknya Secara Berlebihan
Jangan
menggosoknya secara berlebihan kalau Anda tidak mau rambut menjadi
patah dan rontok. Selain itu, mencuci rambut dengan teknik yang keras
dan kasar dapat membuat rambut kusut dan tidak beraturan.
7. Extension
Banyak
wanita yang melakukan extension atau menyambung rambut mereka agar
menjadi panjang. Hampir sama dengan mengikat dan mengepang, rambut yang
diekstensi akan mudah rapuh. Bahkan, rambut bisa mengalami permasalahan
serius jika menggunakan metode extension dalam waktu yang lama.
Cara Mengatasinya
Untuk
mengatasi rambut rusak, Mirmirani menyarankan agar Anda memotong ujung
rambut yang bercabang dan mulai mengurangi styling hingga rambut kembali
normal.
"Pertimbangkan kembali produk yang ingin digunakan
sebelum styling, lebih baik panaskan produk tersebut bukan rambut Anda,"
ujar Larry Baron, pendiri dan head stylist Spa Christine di Boston.
Baron juga mengatakan kalau Anda harus segera memotong rambut yang rusak
supaya tumbuh dengan sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar