Pemerintah mengajak perusahaan otomotif asal Korea Selatan yakni Hyundai
Motors untuk berinvestasi di Indonesia. Hyundai diajak ikut memproduksi
mobil ramah lingkungan (green car), hybrid, dan listrik.
Menteri
Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah sangat berkeinginan
agar Hyundai bisa bekerjasama dengan Indonesia terutama untuk produksi
mobil hybrid dan listrik.telah menyepakati kerjasama untuk memproduksi
mobil hybrid dan mobil listrik.
"Pasti dia mau. Saya ajak masuk
karena juga kemarin di Vladivostok (Rusia), pertemuan Presiden Korea dan
Indonesia menyepakati akan ada joint production untuk green car, hybrid
dan elektrik, terutama hybrid," ungkap Hidayat saat ditemui di
kantornya, Jakarta, Jumat (14/9/2012).
Sebagai bentuk tindak
lanjut, Hidayat mengatakan telah mengutus Dirjen Industri Unggulan
Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi untuk
berkoordinasi dengan para pengusaha di Korea terkait kerjasama ini.
"Saya
sudah meminta Budi Darmadi melakukan sounding swasta maupun pemerintah
di sana bagaimana kita memulai pembicaraan karena ini merupakan hasil
pertemuan kedua kepala negara, jadi harus segera kami jajaki sehingga di
APEC tahun berikutnya di Bali, sudah ada yang bisa dilaporkan sebagai
hasil pembicaraan bilateral," jelasnya.
Pemerintah memang
mengincar investasi Korea Selatan di bidang otomotif. Karena pangsa
pasar mobil Korea Selatan di pasar nasional masih sangat kecil.
"Begini,
saya juga mengimbau Korea untuk meningkatkan investasi di bidang
otomotif karena selama ini market share cuma 2%, kecil," tegas Hidayat.
sumber: www.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar