BIRMINGHAM, Jaringnews.com - Aktivis belia berusia 14 tahun asal Pakistan yang ditembak di bagian kepalanya oleh Taliban telah mulai pulih, demikian disampaikan dokter yang merawatnya di Inggris pada Selasa ini, 16/0.
Malala Yousafzai menghabiskan hari pertamanya di Inggris, setelah ia terbang ke Birmingham pada Senin kemarin di atas papan ambulans udara.
Malala diterbangkan ke Inggris setelah ditembak oleh teroris Taliban karena berkampanye untuk hak atas pendidikan untuk anak-anak perempuan Pakistan.
Dokter di Pakistan mengatakan Malala membutuhkan pengobatan untuk tulang tengkorak yang rusak dan perawatan "neuro-rehabilitasi intensif".
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan pada Selasa ini sebuah forum ekonomi di Baku, Azerbaijan, bahwa penembakan itu merupakan serangan terhadap semua gadis di negeri Pakistan dan peradaban itu sendiri.
"Serangan Taliban terhadap gadis berusia 14 tahun yang sejak usia 11 terlibat dalam perjuangan untuk pendidikan bagi anak perempuan adalah serangan pada semua gadis di Pakistan, serangan terhadap pendidikan dan serangan pada semua orang yang beradab," tegasnya.
Sementara itu, juru bicara Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan bahwa mereka akan melindungi Malala Yousafzai.
"Anda tidak akan mengharapkan saya untuk membicarakan masalah keamanan secara rinci, tetapi keamanan memang sangat diperhitungkan," tegasnya.
"Kami memiliki pengalaman banyak dengan luka akibat peluru. Kami berpengalaman dengan korban pertempuran. Kami dapat menanganinya sebagai sebagai korban perang dari sudut pandang fisiologis, tetapi tentu saja pasien istimewa ini banyak membutuhkan spesialisasi."
(Deb / Deb)
sumber: www.jaringnews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar