Tokyo - Proyek monorel di Jakarta sudah terbengkalai
sejak 2004, tiang-tiang proyek ini hanya jadi tempat papan reklame saja.
Pemerintah pusat menyatakan, kelanjutan monorel berada di tangan
Gubernur DKI Jakarta baru yaitu Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini
disampaikan oleh Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Priatna saat
ditemui di Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Selasa malam (9/10/2012).
"Menurut
kami (pemerintah pusat), kami sudah mengkaji soal monorel ini. Dilanjut
oke, mau diganti guided bus juga oke, karena jalur yang dipakai sama,
dan tidak mengubah tiang-tiang yang ada. Tapi tergantung gubernur," kata
Dedy.
Disampaikan Dedy, Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yaitu
Fauzi Bowo sebenarnya sudah punya rencana untuk mengubah konsep monorel
menjadi guided bus, yaitu bus yang ditarik oleh lokomotif di depannya,
seperti di Dubai.
"Biayanya memang lebih murah guided bus ketimbang monorel, namun daya angkutnya lebih banyak monorel," kata Dedy.
Terkait
rencana BUMN yaitu PT Adhi Karya Tbk untuk membangkitkan kembali proyek
monorel, Dedy menyatakan, keputusannya berada di tangan Jokowi sebagai
gubernur yang baru.
Seperti yang diketahui, pembangunan monorel
sebelumnya mangkrak sejak 2004 dan menyisakan tiang-tiang monorel,
karena pemrakarsa proyek gagal mendapat investor. Padahal, tiang-tiang
tersebut sudah di bangun di kawasan Kuningan hingga Senayan. Hingga saat
ini tercatat ada 160 tiang monorel di kawasan tersebut.
Pada 19
September 2011 lalu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo secara resmi
menghentikan masa perjanjian terhadap konsesi PT Jakarta Monorel sebagai
pengembang dan investor monorel. Dampak penghentian perjanjian itu,
pihak PT Jakarta Monorel meminta penggantian biaya investasi Rp 600
miliar.
Fauzi Bowo pada waktu itu menegaskan akan mengganti
sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
yang menyatakan jika ganti rugi dapat dibayarkan kepada investor monorel
maksimal Rp 204 miliar.
Awalnya proyek monorel rencananya akan
dibagi menjadi dua jalur, yakni jalur hijau dan jalur biru, dan
diperkirakan dapat mengangkut 120 ribu orang per hari. Monorel jalur
hijau sepanjang 14,2 kilometer akan beroperasi dari Semanggi ke
Kuningan. Sedangkan, jalur biru sepanjang 12,2 kilometer dari Kampung
Melayu-Casablanca-Tanah Abang hingga ke Roxy.
Konsep baru yang
ditawarkan oleh Adhi Karya, monorel akan terkoneksi dengan MRT, Bus Way,
dan KRL. Selain itu, monorel mampu mengangkut penumpang hingga 800
penumpang dalam sekali jalan sehingga menghemat penggunaan energi.
sumber: www.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar