Toksoplasmosis adalah infeksi yang diakibatkan oleh parasit Toxoplasma gondii
yang biasa terdapat pada bulu kucing dan hewan peliharaan lain. Parasit
ini dapat menginfeksi kandungan jika Ibu hamil mengkonsumsi daging
setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang terkontaminasi. Sebuah
penelitian menemukan bahwa infeksi ini juga bisa diperoleh dari konsumsi
daging organik.
Kucing dapat menyebarkan toksoplasmosis setelah
memakan makanan yang terkontaminasi kemudian mengeluarkan parasit
bersama kotoran. Parasit ini kemudian mencemari tanah atau air yang
besentuhan dengan kotoran. Toksoplasmosis lebih berbahaya bagi ibu hamil
dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.
Sebuah penelitian yang dimuat jurnal Clinical Infectious Diseases
mencari makanan yang paling mungkin mengandung parasit dan bagaimana
mengatasinya. Makanan yang kemungkinan besar tercemar parasit
toksoplasmosis adalah daging sapi atau domba mentah, susu kambing tanpa
pasteurisasi yang diproduksi secara lokal, daging organik kering atau
yang diasap, serta daging tiram, kerang atau remis mentah.
"Makin
meningkatnya permintaan akan daging organik nampaknya meningkatkan
kemungkinan terinfeksi Toxoplasma gondii jika tidak dimasak dengan
benar," kata peneliti, Dr Jeffrey Jones dari divisi penyakit parasit
dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) seperti dilansir Myhealthnewsdaily.com, Senin (11/6/2012).
Hewan
yang diternakkan secara organik lebih besar kemungkinannya terinfeksi
toxoplasma karena banyak menghabiskan waktu di tempat berumput yang
mungkin terkena kotoran kucing atau hewan pengerat liar lain yang
terinfeksi Toxoplasma.
Dibandingkan ayam yang diternakkan dalam
industri, kemungkinan adanya parasit pada ayam yang diternakkan secara
organik lebih tinggi sebanyak 17 - 100 persen. Tapi risikonya lebih
rendah untuk telur ayam.
Domba organik juga memiliki kemungkinan
lebih tinggi terkontaminasi toxoplasma. Daging sapi dan produk susu
tidak banyak menyebarkan infeksi, kecuali daging sapi mentah atau
setengah matang.
Menurut CDC, toksoplasmosis adalah salah satu
dari 5 penyakit parasit yang sering diabaikan. Di AS baru-baru ini,
toksoplasmosis diperkirakan merupakan penyebab utama kedua kematian yang
diakibatkan penyakit dan telah menginfeksi lebih dari 300 orang dalam
setahun. Parasit ini juga bertanggung jawab atas lebih dari 4.000 orang
pasien rawat inap setiap tahun.
"Memasak daging dengan benar akan
mengurangi risiko infeksi karena parasit biasanya ditemukan di bagian
dalam, bukan pada permukaan daging. Hati-hati jika memakan daging yang
jarang dikonsumsi orang," kata Jones.
Untuk mencegah
toksoplasmosis, para peneliti merekomendasikan memasak seluruh daging
sampai 65,65 derajat Celsius dan dinginkan selama 3 menit sebelum
dimakan. Daging organik harus dimasak sampai 70 derajat Celsius atau
lebih dan unggas dimasak minimal pada suhu 73 derajat Celsius.
sumber: http://www.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar