Setiap wanita menginginkan kulit yang halus dan mulus tanpa noda.
Sayangnya, tidak semua wanita memiliki kondisi kulit tersebut. Noda dan
flek hitam seringkali 'menghiasi' wajah mereka.
Meski telah
melakukan berbagai perawatan terkadang flek hitam sulit dipudarkan.
Sebelum melakukan banyak perawatan untuk menghilangkan bintik hitam
tersebut, sebaiknya ketahui penyebab terjadinya flek hitam.
"Salah
satu tanda penuaan kulit adalah flek. Kondisi flek adalah berupa
bercak-bercak kecoklatan yang timbul pada permukaan kulit akibat proses
penuaan. Kondisi tersebut diperburuk oleh kondisi paparan sinar
matahari," ujar Dr. Vinia Permata, SpKK yang ditemui Wolipop beberapa
waktu lalu.
Inilah beberapa penyebab terjadinya flek hitam di kulit wajah.
1. Sinar Ultraviolet
Sinar
matahari menjadi penyebab utama terjadinya flek hitam. Untuk itu,
aplikasi sunblock setiap hari sangat penting untuk melindungi kulit dari
'jahatnya' sinar ultraviolet.
"Sinar Ultraviolet merusak gugus
sulfihidril di epidermis sehingga tidak bisa berikatan dengan ion Cu
dari enzim tirosinase. Akibatnya tak ada yang menghambat proses
pigmentasi sehingga membentuk pigmen-pigmen yang akan terjadinya flek,"
ungkap doker estetika yang berpraktek di Erha Clinic itu.
2. Kosmetik
Banyak
sekali kosmetik yang menjadi penyebab flek hitam di wajah, terutama
kosmetik yang mengandung parfum, zat pewarna atau bahan-bahan tertentu
dapat menyebabkan fotosensitivitas.
"Fotosensitivitas adalah kosmetik yang dipakai menjadi sensitif terhadap
sinar matahari. Misalnya kita memakai blush on, nah blush on-nya itu
mengandung fotosensitivitas, sehingga daerah tersebut rentan sinar
matahari, sehingga pipi timbul flek hitam," urai doker cantik tersebut.
Selain
itu, krim-krim pemutih wajah yang kandungan berbahaya seperti merkuri
dan hidroquinon juga berakibat fatal pada kulit. Pada awalnya, wajah
memang bisa tampak putih, namun lama-kelamaan, flek bisa muncul di wajah
dan akan sulit dihilangkan.
3. Hormon
Hormon
juga menjadi penyebab flek hitam di wajah. Biasanya hormon estrogen,
progesteron, dan MSH (Melanin Stimulating Hormone). "Bila pigmentasi
akibat hormonal biasanya terjadi pada ibu hamil, biasanya terjadi pada
trisemester ketiga, juga pada pemakai pil kontrasepsi," papar dr. Vinia.
4. Obat
Disamping
itu, obat-obatan juga dapat memicu timbulnya pigmentasi atau flek di
kulit. "Jika seseorang mengonsumi obat-obatan difenilhidantoin,
mesantoin, klorpromazine, sitostatik dan minosiklin maka flek bisa
muncul," ungkap dr. Vinia.
5. Genetik & Ras
Selain
itu, pigmentasi juga bisa dipengaruhi karena faktor keturunan. Dr Vinia
menjelaskan, biasanya timbul flek karena faktor keluarga yang
mempengaruhi sekitar 20 sampai 70 persen. Selain itu, faktor ras juga
mempengaruhi timbulnya flek. Biasanya dijumpai pada golongan Hispanik
dan golongan kulit berwarna gelap.
sumber: www.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar